Terkini

Gejala Mirip Serangan Jantung, Ternyata Asam Lambung

gethoktular.com - Salam Sehat..
Dewasa ini, bermunculan keluhan kesehatan (penyakit) baru. Salah satu keluhan kesehatan yang baru dan sudah banyak yang mengalaminya adalah Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Sesuai dengan namanya, penyakit ini merupakan penyakit yang dikategorikan sebagai gangguan lambung akan tetapi sudah dikategorikan tersendiri agar beda dengan mag.

Gejala penyakit ini mirip serangan jantung. Penderita akan merasakan panas seperti terbakar di bagian dada (heartburn), sesak napas, kerongkongan terasa pahit, perut terasa penuh, mual dan sebagainya. Sehingga yang terjadi bukan serangan jantung, tapi naiknya asam lambung...

Jika anda pernah merasa nyeri di bagian dada, sesak napas, atau merasa terbakar di belakang tulang dada, jangan buru-buru panik. Sebagian besar orang mengira telah mengalami serangan jantung. Padahal itu adalah gejala peningkatan asam lambung yang berbalik menuju saluran makan

Apa sebenarnya GERD? 

Dokter Hadi Wandono, SpPD KGEH, dokter spesialis penyakit dalam RS Haji Surabaya, mengatakan GERD terjadi karena adanya asam lambung yang berbalik menuju ke atas. Asam lambung tersebut menuju ke saluran cerna (mukosa) antara kerongkongan dan lambung.

Peristiwa naiknya asam lambung tersebutlah yang menimbulkan sensasi panas di rongga dada. Ketika asam lambung bereaksi dengan mukosa, maka akan menyebabkan rasa pahit atau kecut dipangkal mulut.

 

Apa Pemicu GERD?


Naiknya asam lambung sebagai pemicu GERD bisa disebabkan oleh banyak hal. Beberapa diantaranya antara lain, faktor makanan yang memicu terjadinya peningkatan asam lambung. Contohnya, makanan pedas, kecut, asam atau makanan bersantan. 

Selain itu GERD juga bisa disebabkan oleh terjadinya disfungsi lower esophageal sphincter (LES). LES adalah cincin penghubung antara lambung dan kerongkongan yang berperan saat kontraksi mendorong makanan menuju lambung.

Penyebab lain terjadinya reflux asam lambung adalah konsumsi kopi, softdrink serta alkohol. Sementara menurut dr. Ulfa Kholili, SpPD FINASIM-staf Divisi Gastroentero-Hepatologi RSUD Dr. Sutomo- konsumsi obat-obatan nonsteroid yang berlebih juga memicu peningkatan produksi asam lambung. Obat-obatan tersebut antara lain obat antinyeri, jamu pegal linu atau anti peradangan.

Jika anda mengalami keluhan seperti di atas, tetap tenang dan jangan panik dulu. Tapi, meskipun bukan serangan jantung, tapi naiknya asam lambung tetap harus diperiksakan kedokter untuk mendapatkan pengobatan.

Semoga, senantiasa sehat..

0 Response to "Gejala Mirip Serangan Jantung, Ternyata Asam Lambung"